Ngabuburit Ramadhan
Ngabuburit adalah tradisi khas bulan Ramadhan di Indonesia berupa aktivitas santai menunggu azan Magrib untuk berbuka puasa, biasanya dilakukan sore hari antara pukul 15.30-17.30 WIB.
Berasal dari bahasa Sunda "ngalantung ngadagoan burit" (bersantai menunggu sore), kegiatan ini kini populer secara nasional dengan berburu takjil, berkumpul, atau beribadah.
Asal-usul dan Makna :
Bahasa Sunda :
Berasal dari kata "burit" yang berarti sore hari.
Asal Frasa :
Singkatan dari "ngalantung ngadagoan burit" yang berarti bersantai sambil menunggu waktu sore/terbenamnya matahari.
Tujuan :
Mengisi waktu luang saat berpuasa agar tidak terasa lama dan lebih bermakna.
Kegiatan Umum Saat Ngabuburit :
Berburu Takjil :
Mencari atau membeli makanan dan minuman untuk berbuka di pasar kaget atau penjual pinggir jalan.
Sosial & Santai :
Jalan-jalan, berkumpul bersama teman/keluarga, atau mengunjungi taman.
Ibadah & Produktif :
Membaca Al-Qur'an, mengikuti kajian/ceramah, atau beramal.
Wisata Kuliner :
Mencari spot makanan unik atau tempat berbuka bersama (bukber).
Ngabuburit kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Ramadan di seluruh Indonesia, tidak terbatas hanya di Jawa Barat.
Editor : Tim WARTA RT.02 RW.05 @2026
Kritik dan Saran kirim ke : TIM KREATIF
Punya Artikel yang menarik (sertai foto) silahkan kirim ke :
Mari berdiskusi :
isi Posting Komentar dibawah ini 👇








Posting Komentar untuk "Ngabuburit Ramadhan"
Posting Komentar